Beijing, Bharata Online - Brasil diperkirakan akan menjadi negara Amerika Latin pertama yang menerbitkan obligasi panda setelah Kementerian Keuangannya menyerahkan surat pernyataan niat kepada Asosiasi Investor Institusional Pasar Keuangan Nasional Tiongkok pada hari Kamis (25/6), menurut Bank Rakyat Tiongkok (People's Bank of China/PBOC), bank sentral negara tersebut.
Para pejabat dari kedua belah pihak, termasuk Gubernur PBOC, Pan Gongsheng, dan Menteri Keuangan Brasil, Dario Durigan, menghadiri upacara penyerahan di Beijing.
Pada upacara penyerahan tersebut, Pan menekankan perlunya memperdalam kerja sama investasi dan pembiayaan antara kedua negara, mempromosikan penggunaan mata uang lokal di kedua belah pihak, memajukan interkoneksi infrastruktur keuangan, memastikan bahwa hasil kerja sama bermanfaat bagi perusahaan dan masyarakat kedua negara, dan memberikan dorongan kuat bagi pembangunan ekonomi global dan stabilitas keuangan.
Untuk lebih mempromosikan konektivitas pasar keuangan, kedua belah pihak telah sepakat untuk mendukung Dana Kerja Sama Tiongkok-Brasil untuk Perluasan Kapasitas Produktif untuk Pembangunan Berkelanjutan agar berperan lebih besar, dan merancang proyek-proyek di bidang-bidang utama seperti perubahan iklim dan energi bersih untuk mencapai manfaat bersama dan hasil yang saling menguntungkan dalam hal ekonomi dan sosial.
Kedua belah pihak juga sepakat untuk meningkatkan koordinasi kebijakan makroekonomi di bawah mekanisme seperti Kelompok 20 (G20), BRICS, dan Dana Moneter Internasional, serta bersama-sama menyuarakan aspirasi negara-negara berkembang.