Beijing, Bharata Online - Pameran Rantai Pasokan Internasional Tiongkok atau China International Supply Chain Expo (CISCE) keempat resmi dibuka pada hari Senin (22/6) di Beijing, menampilkan produk dan skenario aplikasi kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor.

Berlangsung hingga Jumat (26/6), pameran lima hari ini mencakup pameran rantai pasokan di bidang teknologi digital, manufaktur canggih, pertanian hijau, gaya hidup sehat, kendaraan pintar, dan energi bersih, serta zona layanan rantai pasokan.

Dibandingkan dengan tiga edisi sebelumnya, CISCE keempat mengalami peningkatan internasionalisasi yang signifikan. Jumlah peserta pameran telah meningkat dari 515 pada pameran perdana menjadi 676 tahun ini, mewakili 85 negara, wilayah, dan organisasi internasional.

Para peserta termasuk perusahaan rantai pasokan terkemuka Tiongkok dan asing, perusahaan yang menggunakan teknologi khusus dan canggih untuk menghasilkan produk baru dan unik, serta asosiasi industri. Di antara mereka, peserta pameran yang didirikan di luar negeri mencapai 36,5 persen, sementara perusahaan Fortune 500 dan pemimpin industri mencapai 65 persen.

Porsi peserta luar negeri dan jumlah negara yang diwakili keduanya meningkat secara stabil di setiap edisi acara tersebut.

AI menjadi sorotan utama pameran tahun ini. Untuk pertama kalinya, pameran rantai pasokan teknologi digital tersebut menampilkan zona AI khusus, yang menyatukan perusahaan AI terkemuka dari Tiongkok dan luar negeri.

"Aplikasi (AI) yang dipamerkan di pameran ini meliputi pengemudian cerdas tingkat tinggi, pabrik cerdas, logistik cerdas, kota cerdas, energi cerdas, perawatan kesehatan cerdas, dan banyak penggunaan luas lainnya. Relawan robot dan pemandu AI juga akan hadir di pameran ini. Model kerja sama semakin terintegrasi. Peserta pameran tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga seluruh rantai dan ekologi industri," ujar Li Xingqian, Wakil Ketua Dewan Promosi Perdagangan Internasional Tiongkok atau China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT).

Kehadiran AI meluas ke seluruh area pameran. Di pameran rantai pasokan manufaktur canggih, solusi berbasis AI untuk industrialisasi baru dipamerkan, sementara pameran rantai pasokan pertanian hijau menunjukkan integrasi mendalam AI dari lahan pertanian hingga meja makan.

Pameran rantai pasokan manufaktur canggih itu juga menghadirkan zona ekonomi dataran rendah khusus, dengan lebih dari 30 perusahaan bersama-sama mempresentasikan ekosistem rantai lengkap mulai dari teknologi mutakhir dan pencapaian inovatif hingga tren pengembangan masa depan.

Selama pameran, lebih dari 70 acara pertukaran bisnis dan industri akan diadakan. Lebih dari 160 produk, teknologi, layanan, dan skenario diharapkan akan melakukan debutnya.

Pameran akan dibuka untuk pengunjung profesional mulai Senin (22/6) sore hingga Rabu (24/6), dan akan dibuka untuk masyarakat umum secara gratis pada hari Kamis (25/6) dan Jumat (26/6).

Sebagai pameran tingkat nasional pertama di dunia yang berfokus pada rantai pasokan, China International Supply Chain Expo merupakan barang publik yang dinikmati bersama secara internasional. Pertama kali diadakan pada tahun 2023, pameran ini telah berkontribusi dalam membangun rantai industri dan pasokan global yang lebih aman, stabil, terbuka, dan inklusif.