Inflasi yang tinggi telah menjadi tantangan utama bagi usaha kecil di Amerika Serikat (AS) tahun ini, demikian yang dilaporkan surat kabar The Guardian.

Seperti diberitakan Xinhua, mengutip sebuah laporan oleh Federasi Nasional Bisnis Independen (National Federation of Independent Businesses) bulan lalu, berita itu menyebutkan bahwa hingga 91 persen usaha kecil mengakui "kenaikan harga memiliki dampak 'substansial' atau 'moderat' pada perusahaan mereka."

Surat kabar pada Minggu (14/8) tersebut mengungkapkan, Kamar Dagang AS mengatakan bahwa hampir 70 persen usaha kecil telah menaikkan harga karena inflasi.

Sementara survei lain oleh Goldman Sachs menunjukkan bahwa 65 persen responden usaha kecil menuturkan kenaikan biaya input telah memaksa mereka untuk menaikkan harga tahun ini, menurut laporan itu.

The Guardian menyatakan Studi Goldman Sachs juga menunjukkan hampir 80 persen responden mengatakan ekonomi AS memburuk dalam tiga bulan terakhir.