Shaanxi, Bharata Online - Di Provinsi Shaanxi, Tiongkok barat laut, kantin pedesaan telah didirikan di desa-desa untuk menyediakan makanan terjangkau bagi warga lanjut usia, termasuk mereka yang ditinggalkan, tinggal sendirian, atau kesulitan memasak sendiri.
Di Desa Liuba, Kecamatan Pingli, Kota Ankang, sebuah kantin telah didirikan untuk menyediakan makanan terjangkau bagi warga lanjut usia yang ditinggalkan.
Terletak di pedalaman daerah pegunungan Qinba, Desa Liuba memiliki populasi yang menua, dengan hampir 30 persen penduduknya berusia di atas 60 tahun. Kantin tersebut bertempat di gedung pemukiman kembali yang disediakan pemerintah untuk warga lanjut usia yang tinggal sendirian dan kelompok rentan lainnya.
Warga lanjut usia di desa hanya membayar 5 yuan (sekitar 12.500 rupiah) per makanan, sementara mereka yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah hanya membayar 2 yuan (sekitar 5.000 rupiah).
"Makanan di kantin ini enak, dan nyaman untuk makan di sini karena saya tidak bisa memasak," kata Zhao Guolan, seorang warga desa setempat.
Bagi warga desa lanjut usia yang cacat atau mengalami cacat sebagian, atau kesulitan berjalan, para pejabat desa dan sukarelawan telah membentuk tim pengantar makanan untuk mengantarkan makanan langsung ke rumah mereka.
"Saya juru masak di kantin ini, dan saya selalu berusaha memasak hidangan yang berbeda setiap hari dan membuat makanannya lembut, sehingga para lansia dapat menikmati makanan enak dengan harga terjangkau," ujar Li Jinping, Juru Masak di Kantin Desa.
Kantin serupa juga telah didirikan di Desa Shizhu, Kota Tongchuan, dengan mengadopsi model dengan warga desa lanjut usia saling membantu merawat satu sama lain untuk memastikan semua orang dapat makan tepat waktu.
Kantin tersebut melibatkan warga desa lanjut usia dalam membersihkan, menyiapkan makanan, dan memasak, sehingga mereka dapat memperoleh makanan gratis sebagai imbalannya. Kantin ini juga bergantung pada subsidi khusus pemerintah, siaran langsung daring, dan sumbangan amal masyarakat untuk mengumpulkan dana dan menjaga operasional normal.
"Selanjutnya, kami bertujuan untuk menjadi mandiri. Kami berencana untuk mengolah lahan-lahan kecil yang tidak terpakai di desa, menanam sayuran, dan memelihara beberapa ayam dan bebek, dengan harapan dapat membuat kantin kami menjadi lebih baik lagi," ungkap Qin Hongmei, Sekretaris Cabang Partai Desa Shizhu.