Beijing, Radio Bharata Online - Mahasiswa Vietnam di Tiongkok mengatakan bahwa mereka ingin meraih prestasi dalam studi mereka sehingga dapat menggunakan keterampilan mereka untuk meningkatkan hubungan antara kedua negara di masa depan.
Tiongkok dan Vietnam telah memiliki program pertukaran antarwarga yang aktif dalam beberapa tahun terakhir, termasuk mengirim mahasiswa internasional untuk belajar di universitas masing-masing.
Ta Minh Duc, yang namanya diterjemahkan menjadi "Xie Mingde" dalam bahasa Mandarin, adalah seorang mahasiswa internasional Vietnam yang datang ke Tiongkok dengan beasiswa dari pemerintah Tiongkok. Dia sekarang berada di tahun ketiga studi sarjana di Beijing Foreign Studies University, jurusan penerjemahan bahasa Mandarin-Vietnam.
"Saya telah belajar di Tiongkok selama sekitar satu tahun. Saya selalu bermimpi untuk belajar di Tiongkok. Di sini, di Universitas Studi Luar Negeri Beijing, kita dapat mempelajari banyak peradaban Tiongkok dan sastra Tiongkok. Sebagai contoh, dua mata kuliah favorit saya adalah Bahasa Mandarin dan Bahasa Mandarin Bisnis. Kedua mata kuliah tersebut membantu saya untuk berkomunikasi dengan orang Tionghoa lokal dengan lancar dan mengetahui lebih banyak tentang budaya Tionghoa," katanya.
"Saya sangat berharap dapat menjadi penerjemah di masa depan sehingga saya dapat melayani para pemimpin dari kedua belah pihak sambil memberikan kontribusi untuk meningkatkan komunikasi bilateral," tambahnya.
Sekitar 14.000 pelajar Vietnam belajar di Tiongkok, mengambil jurusan seperti penerjemahan bahasa Mandarin-Vietnam, pariwisata, perdagangan internasional, dan banyak jurusan lainnya.
Nguyen Thi Phuong dan Hoang Thi Thu Oanh termasuk di antara mahasiswa Vietnam tersebut. Setelah belajar bahasa Mandarin selama bertahun-tahun di rumah, mereka merasa nyaman membaca literatur Tiongkok modern serta puisi Tiongkok kuno dan Analek, atau Ucapan, Konfusius.
"Saya suka sastra Tiongkok modern. Salah satu mata kuliah favorit saya adalah 'Menemukan Tiongkok dalam Analek Konfusius'. Sebenarnya saya telah mendengar banyak frasa bahasa Mandarin yang terkenal ketika saya masih kecil di Vietnam. Setelah mempelajarinya, saya akhirnya menemukan bahwa ungkapan-ungkapan tersebut dibuat oleh Konfusius," kata Nguyen Thi Phuong.
Hoang Thi Thu Oanh mengutip Konfusius dalam mengekspresikan aspirasinya untuk masa depan hubungan antar masyarakat antara Tiongkok dan Vietnam.
"Seperti yang dikatakan oleh Konfusius 'Senang sekali memiliki teman yang datang dari jauh', sebagai pelajar Vietnam yang belajar di Tiongkok, saya sangat berharap semakin banyak pelajar internasional yang bisa datang ke Tiongkok untuk merasakan kehidupan dan budaya Tiongkok di sini," ujar Hoang Thi Thu Oanh.
Selain menerima mahasiswa Vietnam, banyak institusi pendidikan tinggi Tiongkok yang telah mengirimkan delegasi ke Vietnam untuk melakukan pertukaran akademis di bidang ekonomi, hukum, pariwisata, dan lainnya.