Beijing, Bharata Online - Seorang mantan anggota tim tenis meja nasional Tiongkok mengenang awal yang tak terduga dari "Diplomasi Ping-Pong" antara Tiongkok dan Amerika Serikat pada tahun 1971, ketika seorang pemain tenis meja AS secara keliru menaiki bus tim Tiongkok, dan mengatakan bahwa pertukaran yang terjadi setelahnya membantu memicu titik balik dalam hubungan Tiongkok-AS.

Liang Geliang, peraih enam medali emas kejuaraan dunia, adalah tokoh kunci yang menyaksikan dan berkontribusi pada babak unik dalam sejarah tersebut.

Di pinggiran Beijing, Liang Geliang telah membuka rumahnya untuk kelas master tenis meja. Ia kini fokus untuk mewariskan pengalamannya kepada generasi pemain baru.

Kecintaannya pada olahraga itu dimulai sejak dini, terinspirasi oleh menonton Kejuaraan Tenis Meja Dunia ke-26 yang diadakan di Beijing pada tahun 1961, sebuah momen yang akan membentuk jalan hidupnya di dunia tenis meja.

Pada April 1971, Liang terpilih untuk mewakili Tiongkok di Kejuaraan Tenis Meja Dunia di Nagoya, Jepang. Di sana, Liang menyaksikan langsung salah satu babak paling luar biasa dalam diplomasi olahraga.

Setelah sesi latihan, Glenn Cowan, pemain tenis meja berusia 18 tahun di tim AS, ketinggalan bus tim untuk kembali ke hotelnya. Jadi, ia naik bus tim Tiongkok.

"Karena ia salah naik bus, Zhuang Zedong (pemain tenis meja tim nasional Tiongkok lainnya) berinisiatif menyambutnya dan mengundangnya untuk pergi ke arena bersama. Jadi itu memberinya kesempatan. Saya ada di sana, jadi saya juga berkesempatan untuk mengobrol dengannya selama beberapa menit. Dan kami semua menjadi teman melalui tenis meja," ujar Liang.

Hanya beberapa hari kemudian, tim AS menerima undangan untuk mengunjungi Tiongkok. Pada 10 April 1971, sembilan pemain Amerika, bersama staf pendukung mereka, tiba di negara itu, menjadi delegasi resmi AS pertama yang menginjakkan kaki di Tiongkok sejak 1949.

Perjalanan tersebut membuka pintu bagi normalisasi hubungan antara Tiongkok dan AS. Beberapa bulan kemudian, Presiden AS, Richard Nixon, melakukan kunjungan resmi ke Tiongkok pada Februari 1972, diikuti oleh kunjungan tim tenis meja Tiongkok ke AS pada April 1972, dengan Liang sebagai bagian dari tim tersebut.

"Tim tenis meja Tiongkok diterima oleh presiden di Gedung Putih di Amerika Serikat untuk pertama kalinya. Kami pulang dengan kenangan berharga dari kunjungan pertama itu," kata Liang.

Lima puluh lima tahun kemudian, Liang bertemu dengan diplomat tenis meja lainnya, mantan pemain AS, Judy Hoarforst, di Stadion Indoor Ibu Kota Beijing.

"Bertemu teman-teman lama sangat menyenangkan. Lebih dari 50 tahun yang lalu di Stadion Indoor Ibu Kota, terutama mengingat awal Diplomasi Tenis Meja antara Tiongkok dan AS, pintu gerbang terbuka antara kedua negara," ungkapnya.

Hingga kini, kisah luar biasa "Diplomasi Pingpong" masih bergema lebih dari setengah abad kemudian.

"Hanya melalui lebih banyak pertukaran masyarakat dapat maju. Tanpa interaksi, tanpa pembelajaran bersama, hasil positif tidak akan mungkin terjadi," kata Liang.