Beijing, Bharata Online - CCTV Video News Agency (CCTV+) mengadakan lokakarya daring pada hari Senin (11/5) untuk membimbing rekan-rekan media dari beberapa media Afrika melalui platform layanan media cerdas 'MediaMix' yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan.

Perwakilan dari Kementerian Informasi, Media, dan Layanan Penyiaran Gambia dan lima organisasi media Afrika, termasuk Gambia Radio and Television Services (GRTS), Rwanda Broadcasting Agency (RBA), dan Namibia Daily News menghadiri pertemuan daring tersebut, dengan mereka mempelajari fitur-fitur utama platform dan diberikan demonstrasi rangkaian alatnya.

MediaMix adalah platform berbasis AI yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi produksi berita, personalisasi konten, dan distribusi lintas platform, dan bertujuan untuk mengatasi beberapa tantangan digital dan ekonomi utama yang dihadapi media di seluruh Global South.

Lokakarya daring pada hari Senin (11/5) itu sberfokus pada pengenalan fungsi inti platform, prosedur operasional, dan skenario aplikasi, serta memberikan demonstrasi teknis langsung.

Para peserta sangat memuji kemampuan platform MediaMix, nilai praktisnya, dan prospek aplikasi di masa depan. Mereka sepakat untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi reguler dengan CCTV+, berbagi pengalaman praktis, dan membangun konsensus yang lebih besar tentang kerja sama.

Lokakarya daring ini menandai sesi pelatihan pertama yang diadakan CCTV+ di bawah Mekanisme Mitra Media Global Selatan yang baru diresmikan.

Diprakarsai oleh China Media Group (CMG) pada bulan November 2025, Mekanisme Mitra Media Global Selatan bertujuan untuk memperdalam kolaborasi antar organisasi media dari negara-negara Global Selatan, meningkatkan kekuatan wacana internasional dan kapasitas naratif Global Selatan, serta mempromosikan lanskap komunikasi global yang lebih inklusif dan seimbang.