JAKARTA, Radio Bharata Online - Otoritas Korea Utara pada Selasa 22 Agustus kembali membuka layanan penerbangan internasional, saat pesawat pada penerbangan pagi dari Pyongyang tiba di Beijing, menandai berakhirnya penutupan sejak awal 2020 karena pandemi COVID-19.

Lebih dari 100 orang, terdaftar sebagai penumpang penerbangan kembali dari Beijing ke ibu kota Pyongyang, yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan milik pemerintah Korea Utara, Air Koryo.

Kondisi itu tidak mengherankan, sebab banyak warga negara Korea Utara terdampar di Tiongkok, setelah Pyongyang menutup perbatasannya pada awal tahun 2020, untuk mencegah penyebaran virus corona.

Ji Jae Ryong, yang menjabat sebagai Duta Besar Korea Utara untuk Tiongkok antara tahun 2010 dan 2021, termasuk di antara mereka yang pulang ke negaranya dengan penerbangan Air Koryo. Posisinya sebagai duta besar digantikan oleh Ri Ryong Nam pada Februari 2021.

Ji, yang duduk di kursi roda dibantu oleh seorang pejabat Kedutaan Besar Korea Utara, di Bandara Internasional Beijing.   Diketahui, Air Koryo terakhir kali mengoperasikan penerbangan penumpang internasional pada 1 Februari 2020.

Sebelum pandemi, terdapat lima penerbangan mingguan pulang pergi antara Pyongyang dan Beijing.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Hari Senin mengatakan, Beijing telah menyetujui dimulainya kembali penerbangan penumpang reguler antara Tiongkok dan Korea Utara, yang akan dioperasikan oleh Air Koryo.

Sementara dari Rusia, kantor berita TAS (dibaca : tas) melaporkan, dua penerbangan dari Pyongyang juga diperkirakan akan tiba di Vladivostok, di Timur Jauh Rusia pada 25 dan 28 Agustus 2023. (voi.id)