Singapura, Bharata Online - Tujuh jet tempur J-10 dari Tim Akrobatik 'Bayi' Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok atau People's Liberation Army (PLA) tiba di Bandara Changi Singapura pada hari Selasa (27/1) menjelang Singapore Airshow ke-10, yang dijadwalkan pada 3-8 Februari 2026.

Juru Bicara Angkatan Udara PLA, Xie Peng, mengatakan ini adalah demonstrasi penerbangan luar negeri ke-13 tim akrobatik tersebut, menandai kembalinya mereka ke Singapore Airshow sejak edisi ketujuh pada Februari 2020. Pesawat-pesawat itu didampingi oleh pesawat tanker YY-20A, yang memungkinkan pesawat untuk diisi bahan bakar di udara dalam perjalanan ke Singapura.

"Penerbangan berjalan lancar dan berlangsung dengan tertib sesuai rencana. Selanjutnya, kami akan melakukan persiapan khusus pada pesawat dan melakukan pelatihan adaptif untuk memastikan kami sepenuhnya siap untuk pertunjukan akrobatik resmi," ujar Li Bin, Anggota Tim Akrobatik.

Tim tersebut dijadwalkan untuk melakukan beberapa pertunjukan penerbangan bersama pesawat dari negara-negara peserta lainnya. Bandara lepas landas dan pendaratan serta wilayah udara pertunjukan berada di lokasi yang berbeda, dengan pertunjukan akan dilakukan di atas laut.

"Setelah enam tahun, kami sekali lagi melintasi gunung dan laut untuk bertemu di Singapura. Ini bukan hanya reuni di langit, tetapi juga perjalanan persahabatan. Melalui pertunjukan akrobatik udara kami yang luar biasa, kami akan menyampaikan salam tulus dari rakyat Tiongkok kepada penonton di Singapura dan di seluruh dunia, menampilkan semangat dan kekuatan Tiongkok di langit biru," kata Li.

Didirikan 64 tahun yang lalu, tim akrobatik udara itu telah tampil lebih dari 800 kali untuk lebih dari 800 delegasi di lebih dari 180 negara dan wilayah.