Suzhou, Bharata Online - Robot pembersih jendela buatan Tiongkok dengan cepat merebut pangsa pasar seiring dengan terus meningkatnya penjualan internasional dengan laju yang pesat.
Sebagai tren terbaru yang sedang berkembang di sektor elektronik pintar Tiongkok, robot pembersih jendela pintar, mulai dari robot kecil untuk penggunaan rumah tangga hingga robot besar untuk membersihkan gedung pencakar langit, memberikan hasil akhir yang bersih sempurna pada pekerjaan pembersihan jendela yang seringkali sulit dan terkadang berbahaya.
Sebuah perusahaan teknologi terkemuka di Kota Suzhou, Tiongkok Timur, mengatakan bahwa robot pembersih jendela mereka kini menguasai lebih dari 60 persen pangsa pasar domestik, dengan jalur produksi beroperasi penuh sepanjang waktu.
"Pada kuartal pertama tahun ini, pendapatan penjualan produk pembersih jendela di Tiongkok saja melebihi 18 juta yuan (sekitar 44,67 miliar rupiah), peningkatan 50 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Pendapatan aktual pada kuartal pertama telah melebihi setengah dari pendapatan tahun lalu, dan pesanan telah dipesan hingga akhir Mei," ujar Zhang Mengjie, CEO global Divisi Robot Pembersih Jendela perusahaan tersebut.
Di fasilitas manufaktur robot lainnya, sebuah robot pembersih jendela baru keluar dari jalur perakitan dan dikemas setiap beberapa puluh detik. Manajer pabrik mengatakan, pabrik tersebut telah beroperasi dengan kapasitas maksimum sejak Januari 2026, dengan lebih dari setengah pesanannya kini berasal dari Eropa.
"Pada kuartal pertama tahun ini, kami melihat pertumbuhan yang luar biasa di pasar seperti Amerika Utara, Australia, dan sebagian Timur Tengah, dengan beberapa wilayah mencapai pertumbuhan tiga digit, yang merupakan terobosan. Pada saat yang sama, kami menerima pesanan pertama kami untuk robot pembersih jendela dari beberapa negara Eropa Timur, termasuk Rumania," kata Wu Qi, Direktur Pemasaran Global perusahaan tersebut.
Sektor robot pembersih jendela komersial juga mengalami permintaan internasional yang kuat. Sebuah produsen yang berbasis di Guangzhou yang mengkhususkan diri dalam robot pembersih gedung tinggi mengatakan hampir setengah dari produknya kini diekspor ke luar negeri.
"Saat ini kami memiliki delapan produk, dan ekspor kami tumbuh dengan laju sekitar 40 hingga 50 persen setiap tahun," ungkap Huang Jian, salah satu pendiri perusahaan tersebut.
Menurut perusahaan riset pasar Stratistics MRC, pasar robot pembersih jendela global akan tumbuh dari 583 juta dolar AS (sekitar 9,9 triliun rupiah) pada tahun 2025 menjadi 2,2 miliar dolar AS (sekitar 37,45 triliun rupiah) pada tahun 2032, mewakili tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 20,9 persen.
Para pelaku industri mengatakan, industri tersebut tengah memasuki periode pertumbuhan pesat dengan prospek yang cerah dan menjanjikan.
"Perusahaan-perusahaan Tiongkok memimpin, mengungguli para pesaing mereka melalui terobosan teknologi dan kemajuan berkelanjutan dalam sensor laser LDS, modul navigasi, dan algoritma AI. Kami memperkirakan pengiriman global robot pembersih jendela akan melebihi 3 juta unit pada tahun 2026," kata Cheng Kaiwen, Analis Peralatan Rumah Tangga di Shenwan Hongyuan Securities Research Institute.