JAKARTA, Radio Bharata Online - Presiden Joko Widodo mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, akan menghadiri KTT G20 yang digelar di Bali, November mendatang.

Hal itu diungkapkan Jokowi dalam wawancara dengan Bloomberg.

"Xi Jinping akan datang. Presiden Putin juga mengatakan kepada saya bahwa Ia akan datang," kata Jokowi.

Kehadiran pemimpin Rusia dan Tiongkok itu menjadi perbincangan hangat, di tengah isu politik internasional terkait Ukraina dan Taiwan.

Sejumlah pejabat Kremlin pada Juni lalu mengatakan telah menerima undangan Jokowi ke KTT itu. Putin bersedia hadir seandainya hal itu memungkinkan.

Sementara Xi Jinping belum melakukan perjalanan internasional sejak merebaknya pandemi virus corona. Perjalanannnya ke luar Tiongkok daratan sejauh ini hanyalah Hong Kong.

Terkait konfirmasi kedatangan Xi dan Putin, kepala staf kantor kepresidenan menolak berkomenta. Sementara itu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tidak menanggapi permintaan komentar AFP.

Indonesia yang saat ini memegang kepresidenan G20 berada di pusat politik global saat perang berkecamuk di Ukraina dan ketegangan meningkat di Selat Taiwan.

Jakarta berada di bawah tekanan Barat untuk tidak menyertakan Putin dalam pertemuan G20. Tetapi Indonesia tetap mempertahankan posisi netralnya dan menyerukan resolusi damai untuk konflik selama berbulan-bulan di Ukraina.

Indonesia juga telah mengundang Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy ke pertemuan puncak G20, meski Ukraina bukan anggota G20. Zelenskyy mengatakan dia akan hadir setidaknya secara virtual.