TANGERANG, BHARATA ONLINE – Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, memperketat pengawasan terhadap seluruh pelaku perjalanan udara. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Nipah yang tengah merebak di India.
Sebagai upaya pengawasan, BBKK menyiagakan alat deteksi suhu tubuh, berupa thermal scanner di sejumlah titik kedatangan penumpang. Selain itu, pemeriksaan kesehatan diperketat bagi seluruh penumpang yang tiba maupun berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Kepala BBKK Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini mengatakan, seluruh penumpang wajib mengisi deklarasi kesehatan melalui aplikasi All Indonesia, yang digunakan untuk memetakan risiko kesehatan penumpang.
Menurut Naning, Virus Nipah ini bukan kejadian pertama, pada 1999 pernah terjadi di Malaysia, kemudian pada 2023 juga ada peningkatan kasus di beberapa wilayah.
Dia menambahkan, dengan adanya peningkatan kasus di India, Nepal dan Thailand, langkah pertama yang dilakukan adalah optimalisasi penggunaan aplikasi All Indonesia, khususnya pada fitur deklarasi kesehatan.
Melalui deklarasi kesehatan, petugas dapat memetakan risiko kesehatan penumpang sejak kedatangan di bandara. Penumpang yang menunjukkan tanda atau gejala tertentu, akan diarahkan ke pos kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Saat ini seluruh pelaku perjalanan yang masuk ke Indonesia melalui bandara internasional, termasuk Soekarno-Hatta, wajib mengisi data kesehatan. Dari data tersebut, petugas dapat melakukan pemetaan risiko, dan menentukan langkah lanjutan jika ditemukan gejala.
Selain pemantauan melalui aplikasi, petugas juga melakukan pemeriksaan langsung menggunakan thermal scanner, serta observasi visual terhadap penumpang.
Naning menjelaskan, gejala awal penyakit menular, umumnya ditandai dengan demam, batuk, pilek, nyeri otot, dan pada fase lanjut dapat menyebabkan kejang.
Hingga berita ini diturunkan, BBKK memastikan belum ditemukan penumpang maupun masyarakat yang terindikasi terpapar virus Nipah di Bandara Soekarno-Hatta. Meski demikian, BBKK Bandara Soekarno-Hatta juga mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala penyakit. (Berita Satu)