Beijing, Bharata Online - Menurut data resmi yang dirilis pada hari Rabu (28/1), total aset perusahaan milik negara (BUMN) Tiongkok yang dikelola langsung oleh pemerintah pusat melampaui 95 triliun yuan (sekitar 228 ribu triliun rupiah) pada tahun 2025.
Berbicara pada konferensi pers yang diadakan oleh Kantor Informasi Dewan Negara, Pang Xiaogang, Wakil Kepala Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Milik Negara Dewan Negara, mengatakan total keuntungan BUMN pusat mencapai 2,5 triliun yuan (sekitar 6 ribu triliun rupiah) pada tahun yang sama.
"Pada akhir tahun 2025, total aset BUMN pusat telah melampaui 95 triliun yuan (sekitar 228 ribu triliun rupiah) dan total keuntungannya mencapai 2,5 triliun yuan (sekitar 6 ribu triliun rupiah). Sementara itu, BUMN pusat telah menyelesaikan investasi aset tetap sebesar 5,1 triliun yuan (sekitar 12.248 triliun rupiah), dan membayar pajak dan biaya sebesar 2,5 triliun yuan," ujarnya.
"BUMN pusat telah secara efektif mendorong pengembangan terpadu perusahaan hulu dan hilir di seluruh rantai industri, memberikan dukungan kuat untuk keberhasilan pencapaian tujuan dan tugas utama pembangunan ekonomi dan sosial Tiongkok," lanjut Pang.