BEIJING, Radio Bharata Online – Dalam beberapa hari terakhir, beberapa wilayah di Tiongkok dilanda cuaca ekstrem. Wilayah Barat Laut, Barat Daya dan Tengah Tiongkok mengalami suhu tinggi yang berkepanjangan, sementara wilayah Tiongkok Selatan dan Timur mengalami curah hujan yang tinggi.

Para ahli pada hari Minggu mengatakan, bahwa kerusakan yang meluas sepertinya tidak akan terjadi, mengingat persiapan yang lebih baik, pelajaran yang didapat sebelumnya, dan peningkatan kemampuan tanggap darurat yang lebih baik dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut rilis hari Minggu dari Administrasi Meteorologi Tiongkok (CMA), pemantauan suhu menunjukkan bahwa Daerah Otonomi Xinjiang Uygur di Tiongkok Barat Laut mencatat suhu 40 OC hingga 46 OC pada hari Sabtu, yakni di sepanjang bagian utara Pegunungan Tianshan, dan di beberapa daerah di Cekungan Turpan.

Beberapa bagian dari Sichuan di Tiongkok Barat Daya, Henan, Hubei dan Hunan di Tiongkok Tengah, serta Anhui, Shanghai dan Jiangsu di Tiongkok Timur, semuanya mengalami suhu tinggi 35 OC atau lebih tinggi.

Beberapa hari terakhir, banyak daerah di Tiongkok Selatan dan Timur telah mengalami hujan lebat dalam waktu yang lama.

Pada hari Minggu, hujan tetap deras di banyak daerah, termasuk hujan lebat hingga lebat di beberapa bagian Guangxi, Guangdong, dan Hainan di Tiongkok Selatan.

Dari tanggal 7 hingga 10 Juni, daerah perkotaan Beihai, sebuah kota di Guangxi dan kabupaten-kabupaten di sekitarnya mengalami curah hujan lebat yang jarang terjadi. Curah hujan kumulatif di kota ini melebihi 500 mm, yang merupakan jumlah curah hujan terbesar dalam sejarah. (Global Times)