Beijing, Bharata Online - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mengatakan pada hari Rabu (4/2) dalam pertemuan virtual dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, bahwa Tiongkok dan Rusia harus memanfaatkan kesempatan bersejarah ini untuk memajukan hubungan dengan koordinasi strategis yang lebih dalam guna memastikan bahwa hubungan Tiongkok-Rusia terus berkembang di jalur yang benar.
Selama pertemuan tersebut, Xi mencatat bahwa ia dan Putin telah bertemu dua kali selama tahun lalu, membawa hubungan Tiongkok-Rusia ke tahap perkembangan baru.
Xi mengatakan, ia telah menyaksikan sejumlah tonggak penting dalam hubungan Tiongkok-Rusia tahun ini dan juga menandai dimulainya periode Rencana Lima Tahun ke-15 Tiongkok (2026-2030), yang akan memetakan prioritas pembangunan negara untuk tahun-tahun mendatang.
"Selama tahun lalu, saya telah bertemu dengan Anda dua kali, Bapak Presiden, memimpin hubungan Tiongkok-Rusia ke tahap perkembangan baru. Tahun 2026 menandai awal Rencana Lima Tahun ke-15 Tiongkok, di mana Tiongkok akan mengadopsi pendekatan yang lebih proaktif untuk memperluas keterbukaan tingkat tinggi. Tahun ini juga menandai peringatan 30 tahun pembentukan kemitraan strategis koordinasi Tiongkok-Rusia, peringatan 25 tahun penandatanganan Perjanjian Bertetangga Baik dan Kerja Sama Persahabatan antara Tiongkok dan Rusia, dan peluncuran Tahun Pendidikan Tiongkok-Rusia. Kita harus memanfaatkan kesempatan bersejarah ini, memastikan bahwa hubungan Tiongkok-Rusia terus berkembang dengan stabil di jalur yang benar dengan koordinasi strategis yang lebih dalam dan asumsi tanggung jawab negara-negara besar yang lebih proaktif," jelasnya.
Xi juga menyerukan kedua negara untuk meningkatkan pertukaran tingkat tinggi dan memperkuat kerja sama pragmatis di berbagai bidang.