Beijing, Bharata Online - Mengenai situasi AS-Iran, prioritasnya adalah menjaga dan melaksanakan nota kesepahaman, mempertahankan momentum negosiasi, dan berupaya mencapai kesepakatan komprehensif yang disepakati oleh Amerika Serikat dan Iran, diterima oleh negara-negara regional, dan disambut baik oleh komunitas internasional, kata Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, pada hari Selasa (30/6).
Wang menyampaikan pernyataan tersebut saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, di Beijing, dengan menambahkan bahwa gencatan senjata saat ini masih rapuh, tetapi berdialog lebih baik daripada berperang, dan dialog lebih baik daripada konfrontasi.
Tiongkok menyambut baik dimulainya negosiasi AS-Iran, kata Wang, seraya menambahkan bahwa Tiongkok siap bekerja sama dengan Arab Saudi untuk berkontribusi dalam meredakan ketegangan dan mewujudkan perdamaian dan stabilitas yang langgeng di kawasan tersebut. Tiongkok juga bersedia mendukung Arab Saudi dalam memainkan peran yang lebih besar dalam urusan internasional dan regional, dan bergandengan tangan untuk menegakkan otoritas Perserikatan Bangsa-Bangsa dan membangun sistem tata kelola global yang lebih adil dan merata.
Mengenai hubungan bilateral, Wang, yang juga Anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, mengatakan Arab Saudi adalah anggota penting negara-negara Arab dan Islam, dan kekuatan penting yang tak tergantikan dalam multipolarisasi dunia.
Wang mengatakan Tiongkok selalu menganggap Arab Saudi sebagai mitra strategis yang memperlakukan satu sama lain sebagai setara, saling menghormati dan mempercayai, serta mengejar kerja sama yang saling menguntungkan. Kemitraan strategis yang komprehensif Tiongkok-Arab Saudi, sejak didirikan satu dekade lalu, telah menjadi model kerja sama yang saling menguntungkan di antara negara-negara Global Selatan, tambahnya.
Tiongkok siap untuk mempertahankan pertukaran tingkat tinggi dengan Arab Saudi, dan memanfaatkan sepenuhnya peran strategis para pemimpin kedua negara dalam mengembangkan hubungan Tiongkok-Arab Saudi, kata Wang, seraya menyerukan kedua belah pihak untuk memanfaatkan sepenuhnya komite gabungan tingkat tinggi, untuk merencanakan secara terkoordinasi dan memajukan kerja sama pragmatis di semua bidang.
Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa kedua belah pihak harus memanfaatkan keunggulan komplementer, mengoptimalkan struktur perdagangan, meningkatkan investasi dua arah, mempromosikan pembangunan hijau, dan saling mendukung modernisasi.
Menteri Luar Negeri Arab Saudi mengatakan bahwa pihak Saudi sangat menghargai hubungan dengan Tiongkok dan teguh berpegang pada prinsip Satu Tiongkok. Ia mengatakan pertukaran antar masyarakat dan budaya dengan Tiongkok akan diperkuat, dan kerja sama pragmatis di bidang-bidang seperti investasi, keuangan, energi, dan kecerdasan buatan akan diperdalam.
Arab Saudi mendukung serangkaian inisiatif global utama yang diusulkan oleh Tiongkok, dan siap untuk terlibat dalam koordinasi multilateral yang erat dengan Tiongkok dan melindungi kepentingan bersama negara-negara berkembang, katanya.
Pihak Saudi menghargai peran konstruktif yang telah dimainkan Tiongkok dalam mempromosikan de-eskalasi situasi di Timur Tengah, dan berharap dapat bekerja sama dengan Tiongkok untuk membawa perdamaian dan stabilitas ke kawasan tersebut secepatnya, katanya.