Diamniadio, Radio Bharata Online - Presiden Senegal, Macky Sall, pada hari Selasa (5/12) meresmikan Tahap 2 dari Diamniadio International Industrial Platform yang dibangun oleh perusahaan-perusahaan Tiongkok, di Diamniadio, sebuah kota sekitar 30 km dari Dakar, ibu kota Senegal.

Pada upacara tersebut, Sall menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Tiongkok atas dukungan jangka panjangnya untuk pembangunan ekonomi dan sosial Senegal. Dia mengatakan bahwa Platform Industri Internasional Diamniadio akan menciptakan puluhan ribu lapangan kerja dan membantu Senegal meningkatkan produktivitas dan tingkat pengembangan industrialisasi.

"Di sini kita kembali berada di lokasi Platform Industri Internasional Diamniadio, lima tahun setelah selesainya tahap pertama. Ini adalah kesempatan bagi saya untuk berterima kasih kepada semua mitra teknis dan keuangan yang mendukung Senegal dalam proses industrialisasinya. Saya sekali lagi memberi hormat dan memperbesar kerja sama Tiongkok," katanya.

Duta Besar Tiongkok untuk Senegal, Xiao Han, mengatakan pada upacara tersebut bahwa platform ini akan mempercepat industrialisasi dan transformasi ekonomi Senegal, mendorong pembangunan di wilayah tersebut, dan menarik lebih banyak investor Tiongkok untuk mengeksplorasi potensi pembangunan Senegal.

"Selama pembangunannya, perusahaan-perusahaan Tiongkok-Senegal melakukan upaya yang signifikan untuk memastikan kualitas, keamanan, efisiensi, dan perlindungan lingkungan. Saya yakin bahwa fase 2 dari Platform Industri Internasional Diamniadio ini akan mempercepat industrialisasi dan transformasi ekonomi Senegal," katanya.

Total luas area konstruksi fase 2 adalah sekitar 95.000 meter persegi, dan konstruksi dimulai pada Desember 2021. Dengan membangun pabrik standar, asrama, kantor bea cukai, kantin, jalan, jaringan pipa, lansekap, serta fasilitas catu daya dan distribusi bertegangan tinggi, proyek ini diharapkan dapat menciptakan lebih dari 4.000 lapangan kerja untuk Senegal.

Tahap 1 dari Platform Industri Internasional Diamniadio mulai digunakan pada tahun 2017.