BEIJING, Bharata Online - Presiden Rusia Vladimir Putin telah tiba di Tiongkok dan akan melakukan pertemuan tatap muka dengan Presiden Xi Jinping. Keduanya akan membahas sejumlah hal penting, utamanya mereka akan membahas keamanan energi.
Dilansir Aljazeera, Kamis (20/5), agenda utama pertemua Putin dan Xi adalah keamanan energi. Putin diperkirakan akan membahas Power of Siberia, sebuah jalur pipa gas yang menghubungkan kedua negara. Proyek ini dilaporkan terhenti karena perselisihan harga, serta keengganan Tiongkok untuk terlalu bergantung pada satu negara untuk energinya. Namun, Putin berharap perang di Iran dan penutupan Selat Hormuz yang berkelanjutan, akan mengubah hal itu.
Sementara Reuters melaporkan, hubungan energi antara kedua negara diperkirakan menjadi topik penting, ketika Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping bertemu di Beijing pada Rabu (20/5). Raksasa energi Rusia, Gazprom telah memasok gas alam ke Tiongkok melalui Power of Siberia sepanjang 3.000 kilometer (km), senilai US$ 400 miliar sejak akhir 2019.
Pada 2025, ekspor melonjak sekitar seperempat menjadi 38,8 miliar meter kubik (bcm), telah melampaui kapasitas tahunan yang direncanakan sebesar 38 bcm. Pada Februari 2022, Tiongkok juga setuju untuk membeli hingga 10 bcm gas setiap tahunnya pada 2027 melalui jalur pipa dari Pulau Sakhalin, di wilayah timur jauh Rusia. Kedua negara sepakat untuk meningkatkan volume menjadi 12 bcm.
Selain energy, keduanya juga diperkirakan akan membahas keamanan regional, gejolak di Timur Tengah, dan Ukraina.
Tiongkok memandang Rusia sebagai mitra strategis penting dan penyeimbang bagi Washington. Seperti Beijing, Moskow ingin melihat dunia yang lebih multipolar. Rusia juga secara konsisten mendukung Tiongkok di banyak bidang geopolitik, termasuk Taiwan.
Presiden Putin diketahui tiba di Bandara Beijing pukul 23.15 waktu setempat. Berdasarkan laporan AFP, kedatangan Putin disambut oleh Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dan perhelatan kelompok musik dari angkatan bersenjata.
Dalam pernyataan video yang dirilis menjelang kunjungan ke Beijing, Putin menjelaskan pentingnya kunjungan kali ini. Melalui video itu, Putin mengatakan, “Kunjungan timbal balik secara berkala dan pembicaraan tingkat tinggi Rusia-Tiongkok, merupakan bagian penting dan integral dari upaya kita bersama, untuk mempromosikan seluruh rangkaian hubungan antara kedua negara kita, dan membuka potensi tak terbatasnya.” (Sumber: Detik)