Beijing, Bharata Online - Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, pada hari Selasa (27/1) menekankan pentingnya meningkatkan perilaku para pejabat, membangun integritas, dan memerangi korupsi dalam pekerjaan pemerintahan, yang akan memberikan jaminan kuat untuk mencapai tujuan dan tugas periode Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030).
Li, yang juga merupakan Anggota Komite Tetap Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT), menyampaikan pernyataan tersebut pada pertemuan Dewan Negara tentang tata kelola pemerintahan yang bersih.
Dalam pertemuan tersebut, Li menyerukan standar yang lebih tinggi dan langkah-langkah yang lebih praktis dalam menjalankan pemerintahan mandiri Partai secara penuh dan ketat, dengan tujuan untuk memastikan upaya-upaya terkait diimplementasikan di semua aspek dan proses pekerjaan pemerintahan.
Ia juga menyerukan pendekatan yang lebih tegas dan kuat dalam melaksanakan keputusan dan pengaturan Komite Sentral PKT, serta upaya untuk memastikan para pejabat memiliki pemahaman yang benar tentang arti kinerja yang baik.
Selain itu, Li menyerukan upaya lebih lanjut untuk memerangi formalitas yang tidak perlu dan mengurangi beban pejabat tingkat dasar, serta memperkuat pengawasan berbasis audit dan akuntansi untuk memastikan penggunaan dana dan aset publik yang aman dan efisien.
Ia juga menekankan perlunya menangani masalah korupsi di bidang-bidang utama secara serius, serta yang terjadi di depan pintu rumah masyarakat.
Ding Xuexiang, Anggota Komite Tetap Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok dan Wakil Perdana Menteri Tiongkok, memimpin pertemuan tersebut.
Li Xi, Anggota Komite Tetap Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok dan Sekretaris Komisi Pusat Disiplin Partai Komunis Tiongkok, turut hadir dalam pertemuan tersebut.